Revisi UTS: Poster Produk

Sebelum

Desain sebelumnya terinspirasi dari akun-akun food blogger dengan fenomena "hands in frame", seperti dapat dilihat terlalu banyak objek sehingga tidak fokus kepada produk siput gong-gong karena pencahayaannya sama sehingga produk menjadi tidak menonjol. Malah yang menonjol adalah objek nasi putih karena terlalu banyak perpaduan warna hingga produk tidak dominan.

Sesudah



Unsur dalam desain:

Warna: Warna pada poster yang saya buat kali ini lebih merujuk warna-warna pastel karena memang inspirasi saya berasal dari buku cerita masa kanak-kanak yang memberi kesan ceria namun tidak berlebihan. Warna untuk tulisan utama hanya menggunakan warna putih sebagai simbol dari kedamaian dimana bentuk dari perasaan saat berkumpul bersama keluarga. Yang digunakan pada dasarnya berupa warna merah, coklat, biru, hijau, dan kuning. Dari warna-warna yang disebutkan diusahakan tidak ada yang menonjol agar warna dari produk menjadi fokus utamaWarna dari produk Siput Gong-Gong sendiri keemasan yang merupakan warna asli dari produk tersebut kemudian untuk memperjelas ditambahkan garis pendukung sebagai perpaduan antara ilustrasi dan fotografi.

Format: Desain ini lebih fokus kepada produk Siput Gong-Gong, sedangkan ilustrasi keluarga yang sedang makan menjadi pengantar suasana. Tangan yang menggenggam kemasan Siput Gong-Gong menggambarkan bahwa sebelum menyantap hidangan bersama keluarga, tak lupa mengkonsumsi Siput Gong-Gong sebagai pelengkap. Kemudian tulisan Keripik Siput Gonggong: Teman Makan Keluarga diposisikan dibawah selayaknya ilustrasi dari buku dongeng menambah suasana kekeluargaan.

Ruang: Ilustrasi keluarga yang sedang makan dibuat penuh namun fokus berada pada objek Siput Gong-Gong yang ada di tengah poster, dimana jika khalayak melihat poster ini mata akan langsung fokus kepada produk. Kemudian tulisan berada dibawah sebagai penjelas dari "cerita" yang tergambar pada poster.



Bentuk : Bentuk yang ada di poster ini yaitu persegi dan lingkaran sebagai representasi dari peralatan makan. Bentuk piring ketiganya digambarkan sebagai persegi yang dimiringkan karena dapat memberi sudut pandang yang unik serta menggambarkan bahwa santapan Indonesia dapat pula menjadi modern berangkat dari umumnya piring yang digunakan di Indonesia berbentuk lingkaran. Kemudian ada bentuk pita menambah unsur elegan namun hangat dari poster ini, mengutip pendapat dari Nicholas Kniel dari bukunya yang berjudul Ribbon: The Art of Adornment, "Ribbon is elegantly simple idea".

Tipografi: Font yang saya gunakan yaitu Birds of Paradise sebagai judulnya yang merupakan huruf script sebagai representasi dari elegan karena dilihat dari harga produk ini yang tidak begitu murah serta memberi kesan kekeluargaan dan hangat. Kemudian body copy dengan font Atlantic Cruise yang sederhana dengan jenis sans serif yang tidak berkait agar tidak memperumit poster dan memberi kesan tegas.


Makna: Poster ini menggambarkan tentang bagaimana kehangatan keluarga saat sedang makan, selayaknya masa kanak-kanak kita rindu saat bersama keluarga dan salah satu yang masih dapat dengan sering kita lakukan yaitu makan bersama keluarga. Dengan Siput Gong-Gong sebagai teman makan keluarga tentu momen sakral makan bersama keluarga menjadi lebih bermakna karena santapan yang dimakan menjadi lebih lezat. Ide awalnya yaitu kehadiran Siput Gong-Gong yang menggantikan posisi kerupuk yang pada umumnya menjadi pelengkap santapan keluarga Indonesia, maka dari itu di poster ini digambarkan Siput Gong-Gong yang begitu gurih dan renyah melengkapi hidangan yang umumnya dimakan dengan kerupuk yaitu soto, nasi, sup pangsit, serta bihun goreng. Dengan adanya rasa gurih yang berbeda dari Siput Gong-Gong saat-saat berharga berkumpul bersama keluarga dapat menjadi lengkap dan lebih menyenangkan hal tersebut terangkum dalam kalimat "Teman Makan Keluarga".

Komentar

Postingan Populer